Senin, 19 November 2007

perkutut yang sederhana

di taman ada seekor burung perkutut dan dua ekor burung merak.
burung merak itu membentangkan ekornya.
bulu ekornya berwarna-warni tampak indah sekali.
"oh, indah sekali bulu kalian".
"boleh saya tinggal di sini bersama kalian ?"
tanya perkutut ramah
"tidak"
"kau tidak boleh tinggal di sini".
"bulumu jelek dan kusam".
"ayo pergi !"
teriak para merak

Seoran kakek dan dua orang cucunya datang ke tempat itu
Kedua merak memamerkan bulunya yang indah
"Wah, cantik sekali"
Seru seorang cucu

Tapi dimana ya, burung yang bisa bernyanyi
Kata cucu yang satu

Kedua merak mendengar perkataan anak itu
Merak itu mulai bernyanyi
Kwaaak kwaaak kwaaak
Suara nyanyian si merak

Oooh
Hentikan !
Telingaku sakit
Kata ketiga orang tadi
Sambil menutup telinga mereka

Pada saat itu
Burung perkutut mulai menyanyi
Ia menyanyi dengan nyaring dan merdu

Kedua merak yang sombong berhenti menyanyi
Keduanya turut mendengarkan nyanyian perkutut
Kakek dan kedua cucunya mendekati perkutut
Perkutut nyanyiannya merdu sekali
Kamu tinggal di sini saja ya
Ayo menyanyi lagi untuk kami
Kata kakek dan kedua cucunya

Sumber bobo, 3 November 2005

Tidak ada komentar: