Ada banyak hewan di kebun binatang.
Adayang hidup di air .
Ada yang hidup di darat.
Buaya dan ikan hidup di air.
Gajah,badak,zarapah hidup di darat.
Ada pula monyet,harimau,unta,dan ular.
Ular termasuk binatang melata.
Hewan-hewan itu dipaihara dalam kandang.
Selasa, 20 November 2007
Senin, 19 November 2007
Akal harimau
Kijang dan harimau hidup rukun.
Keduanya saling menolong.
Musim kemarau tiba.
Harimau sulit mendapatkan makanan.
Anak - anak harimau kelaparan.
Harimau berpikir keras
Keduanya saling menolong.
Musim kemarau tiba.
Harimau sulit mendapatkan makanan.
Anak - anak harimau kelaparan.
Harimau berpikir keras
perkutut yang sederhana
di taman ada seekor burung perkutut dan dua ekor burung merak.
burung merak itu membentangkan ekornya.
bulu ekornya berwarna-warni tampak indah sekali.
"oh, indah sekali bulu kalian".
"boleh saya tinggal di sini bersama kalian ?"
tanya perkutut ramah
"tidak"
"kau tidak boleh tinggal di sini".
"bulumu jelek dan kusam".
"ayo pergi !"
teriak para merak
Seoran kakek dan dua orang cucunya datang ke tempat itu
Kedua merak memamerkan bulunya yang indah
"Wah, cantik sekali"
Seru seorang cucu
Tapi dimana ya, burung yang bisa bernyanyi
Kata cucu yang satu
Kedua merak mendengar perkataan anak itu
Merak itu mulai bernyanyi
Kwaaak kwaaak kwaaak
Suara nyanyian si merak
Oooh
Hentikan !
Telingaku sakit
Kata ketiga orang tadi
Sambil menutup telinga mereka
Pada saat itu
Burung perkutut mulai menyanyi
Ia menyanyi dengan nyaring dan merdu
Kedua merak yang sombong berhenti menyanyi
Keduanya turut mendengarkan nyanyian perkutut
Kakek dan kedua cucunya mendekati perkutut
Perkutut nyanyiannya merdu sekali
Kamu tinggal di sini saja ya
Ayo menyanyi lagi untuk kami
Kata kakek dan kedua cucunya
Sumber bobo, 3 November 2005
burung merak itu membentangkan ekornya.
bulu ekornya berwarna-warni tampak indah sekali.
"oh, indah sekali bulu kalian".
"boleh saya tinggal di sini bersama kalian ?"
tanya perkutut ramah
"tidak"
"kau tidak boleh tinggal di sini".
"bulumu jelek dan kusam".
"ayo pergi !"
teriak para merak
Seoran kakek dan dua orang cucunya datang ke tempat itu
Kedua merak memamerkan bulunya yang indah
"Wah, cantik sekali"
Seru seorang cucu
Tapi dimana ya, burung yang bisa bernyanyi
Kata cucu yang satu
Kedua merak mendengar perkataan anak itu
Merak itu mulai bernyanyi
Kwaaak kwaaak kwaaak
Suara nyanyian si merak
Oooh
Hentikan !
Telingaku sakit
Kata ketiga orang tadi
Sambil menutup telinga mereka
Pada saat itu
Burung perkutut mulai menyanyi
Ia menyanyi dengan nyaring dan merdu
Kedua merak yang sombong berhenti menyanyi
Keduanya turut mendengarkan nyanyian perkutut
Kakek dan kedua cucunya mendekati perkutut
Perkutut nyanyiannya merdu sekali
Kamu tinggal di sini saja ya
Ayo menyanyi lagi untuk kami
Kata kakek dan kedua cucunya
Sumber bobo, 3 November 2005
Kebunku
lihat kebunku
penuh dengan bunga
ada yang putih dan ada yang merah
setiap hari kusiran semua
mawar melati semuanya indah!
penuh dengan bunga
ada yang putih dan ada yang merah
setiap hari kusiran semua
mawar melati semuanya indah!
kado
adik saya berulang tahun ke 6
ia merayakan hari ulang tahunnya
mengundang semua temannya
mereka datang membawa kado
kado mereka aneka macam
kami tertarik pada satu kado
kado itu besar sekali
bungkus kadonya bagus
kami mengira isinya besar
ternyata isinya hanya sebuah permen
kami tertawa geli melihatnya
sumber bobo no 30 bulan November 1994
karya faizal irmansyah
ia merayakan hari ulang tahunnya
mengundang semua temannya
mereka datang membawa kado
kado mereka aneka macam
kami tertarik pada satu kado
kado itu besar sekali
bungkus kadonya bagus
kami mengira isinya besar
ternyata isinya hanya sebuah permen
kami tertawa geli melihatnya
sumber bobo no 30 bulan November 1994
karya faizal irmansyah
Buku
bentukmu persegi panjang
dari kertas tipis atau tebal
dibaca dengan hati senang
pasti bermanfaat sebagai bekal
bagi pemalas kau tersia - sia
manfaatmu tidak terlihat mata
kau dianggap beban
padahal nilaimu tidak terkira
bila tahu manfaatmu
ilmu untuk bekal hari tua
sejak kecil biasakan membaca buku
pasti tercapai cita - cita
dari kertas tipis atau tebal
dibaca dengan hati senang
pasti bermanfaat sebagai bekal
bagi pemalas kau tersia - sia
manfaatmu tidak terlihat mata
kau dianggap beban
padahal nilaimu tidak terkira
bila tahu manfaatmu
ilmu untuk bekal hari tua
sejak kecil biasakan membaca buku
pasti tercapai cita - cita
sumber bobo no 30 bulan November 1994
karya dyah pertiwi a
karya dyah pertiwi a
pusi kucingku
Edi pulang dari sekolah
ia berganti pakaian
kemudian ia makan
selesai makan edi mencari kucingnya
akan tetapi kucingnya tidak ada
edi bertanya kepada ibunya
"di mana pusi bu ?"
ibu menjawab
"cobalah cari"
"ibu tidak melihat sejak tadi"
Edi mencari pusi
ia tidak menemukannya
Edi sedih
tiba-tiba terdengan suara
"meong meong"
itu suara pusi
ternyata pusi berada di atas pohon
Edi amat senang
pusi tidak hilang
sumber belajar membaca dan menulis jilid 2b
karya purwati penerbit erlangga tahun 1996
ia berganti pakaian
kemudian ia makan
selesai makan edi mencari kucingnya
akan tetapi kucingnya tidak ada
edi bertanya kepada ibunya
"di mana pusi bu ?"
ibu menjawab
"cobalah cari"
"ibu tidak melihat sejak tadi"
Edi mencari pusi
ia tidak menemukannya
Edi sedih
tiba-tiba terdengan suara
"meong meong"
itu suara pusi
ternyata pusi berada di atas pohon
Edi amat senang
pusi tidak hilang
sumber belajar membaca dan menulis jilid 2b
karya purwati penerbit erlangga tahun 1996
Si tupai
Suatu hari tupai mengunjungi kucing
ia mengajak kucing pergi
mereka bertemu dengan kodok
kucing berkata
"mata kodok besar sekali"
kodok tertawa mendengarnya
"mulutku lebih besar lagi"
ia kemudian membuka mulutnya
kucing dan tupai tertawa
mereka sampai jatuh ke telaga
mereka tidak dapat berenang
untunglah kodok segera menolong
keduannya berterimakasih kepada kodok
mereka juga meminta maaf
kini keduanya sadar
tidak baik menertawakan hewan lain.
ia mengajak kucing pergi
mereka bertemu dengan kodok
kucing berkata
"mata kodok besar sekali"
kodok tertawa mendengarnya
"mulutku lebih besar lagi"
ia kemudian membuka mulutnya
kucing dan tupai tertawa
mereka sampai jatuh ke telaga
mereka tidak dapat berenang
untunglah kodok segera menolong
keduannya berterimakasih kepada kodok
mereka juga meminta maaf
kini keduanya sadar
tidak baik menertawakan hewan lain.
sumber seri pustaka cerita
penerbit mandira 2003
penerbit mandira 2003
Sabtu, 17 November 2007
Di taman
Hari Sabtu aku bermain di taman ,aku bermain di taman bersama sepupuku sepupuku bernama Afila panggilannya fila.
Aku di taman bermain jungkat-jungkit fila bermain ayunan.
Aku di taman bermain jungkat-jungkit fila bermain ayunan.
Langganan:
Komentar (Atom)